oleh

NA Diserang Isu Nepotisme dan Korupsi, Pengamat: Berpengaruh ke Pilgub Mendatang

MAKASSAR, INIKATA.com — Isu Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah melakukan korupsi dan praktik nepotisme dan dalam kepemimpinannya di Pemprov dinilai bakal berpengaruh secara politik pada dirinya saat kontestasi Pilgub Sulsel mendatang.

Pengamat politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Andi Ali Armunanto mengatakan bahwa Nurdin Abdullah sebaiknya membersihkan namanya dari berbagai tuduhan dan dapat merealisasikan janjinya di waktu kampanyenya.

“Untuk pilgub selanjutnya saya rasa NA butuh membuktikan janji-janji kampanyenya sekaligus juga membersihkan namanya dari berbagai tuduhan nepotisme dan korupsi yang akhir-akhir banyak ditujukan padanya,” ujar Andi Ali, Minggu (20/12).

Ia menilai, jika upaya dari Nurdin Abdullah untuk menepis elektabilitasnya tidak dilakukan maka bisa saja dikalahkan dengan kandidat lain yang memiliki tingkat popularitas yang lebih kuat.

“Kalau hal ini tidak berhasil dilakukan maka saya rasa kandidat-kandidat lain potensial bisa saja menyalip Nurdin Abdullah,” terangnya.

Sementara itu, pengamat politik Unhas Sukri Tamma menilai isu tersebut berpengaruh pada ketokohan Nurdin Abdullah. Ia mencontohkan pada momentum Pilkada Makassar, di mana calon yang disebut-sebut oleh Nurdin tidak bisa memenangi Pilkada.

Hasil kata Sukri, mengindikasikan pengaruh ketokohan politik di Kota Makassar tidak terlalu mendominasi untuk mempengaruhi suara kandidat.

“Dalam konteks pilkada, memang figur-figur tertentu seperti NA dan figur-figur lain dibelakang kandidatl tetap memiliki pengaruh namun bukan sebagai pengaruh dominan, pemilih kita masih cenderung melihat kanddiat sebagai salah satu aspek utama disamping kememapuannya dalam meyakinkan pemilih,” jelasnya. (Fadli)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait