oleh

Dapat Predikat WBK, Kejari Jeneponto Bilang Begini

JENEPONTO, INIKATA.com – Kejari Jeneponto Ramadyagus mengungkapkan Kejaksaan Negeri Jeneponto mendapatkan predikat wilayah bebas dari korupsi.

“Kami Kejaksaan Negeri Jeneponto mendapatkan predikat wilayah bebas dari korupsi (WBK) dari Kemenpan RB yang diserahkan secara virtual dan online,” kata Ramadyagus, saat konferensi pers di Aula Kejari Jeneponto, Senin (21/12).

Wali Kota Dani Fatma

Katanya, Kejari Jeneponto akan terus berkomitmen secara konsisten untuk berperan sebagai role model bagi seluruh pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsinya. 

“Komitmen itu harus sejalan dengan pembangunan zona integritas, yang telah dibangun,” ungkapnya kepada media.

Kejari Jeneponto dapat terus berinovasi untuk berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, dan semoga tahun depan Kejari Jeneponto dapat memperoleh predikat WBBM.

Menurutnya, harus memenuhi 6 Area Zona Integritas diantaranya adalah Area 1 Manajemen perubahan,
Area 2 Penataan Tatalaksana, Area 3 Penataan Manajemen SDM, Area 4 Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Area 5 Penguatan Pengawasan, dan Area 6 Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Ini kriteria untuk meraih predikat WBK dan WBBM.

Kejari akan terus berupaya meningkatkan layanan kepada masyarakat. Dalam arti aparat kejaksaan harus terus membangun komitmen zona integitas memberikan layanan pada masyarakat tanpa menerima sesuatu atau imbalan, sehingga pada akhirnya ada jaminan masyarakat merasa puas atas layanan tersebut.

Kejari Jeneponto dan Kejari Maros juga sukses meraih gelar yang sama di Sulsel yakni predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). 

Kejati Sulsel berhasil meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM),dan tahun sebelumnya yakni tahun 2019 sukses meraih predikat WBK.

Sejumlah kasus yang ditangani Kejaksaan sepanjang tahun 2020, termasuk kasus pidana umum, pidana khusus, dan kasus perdata baik yang sudah rampung maupun yang masih berproses di Kejari Jeneponto.

Sedangkan, kasus yang paling banyak dilimpahkan ke Kejari Jeneponto adalah kasus narkoba yang sudah dilakukan pemusnahan barang bukti beberapa waktu lalu.

Dalam konferensi pers, sejumlah pejabat Kejari Jeneponto mendampingi Kejari Ramadyagus yaitu Kasi Intel Indraswaty, Kasi Datun Hafis Muhardi, Kasi Barang Bukti Gilang Gemilang dan Kasbubagbin Ivon. (Kahar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait