oleh

Permintaan Audiens Belum Direspon, Asosiasi UMKM Pertanyakan Komitmen Pj Wali Kota

MAKASSAR, INIKATA.com —Asosiasi Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Makassar akan menyambangi kantor pemerintah Kota Makassar belum diresponnya surat permintan audiena yang sebelumnya sudah dilayangkan.

Wali Kota Dani Fatma

Ketua Asosiasi UKM Mutiara Timur, Hasidah S Lipung menegaskan, surat permintaan audiens dengan Pj Walikota, Rudi Djamaluddin itu akan dipertanyakan kembali, karena hingga saat ini belum ada tanggapan dari pemkot Makassar.

“Kita baru mau cek jadwal audiens, besok kami coba datang lagi nanti akan kami kabari. Selain persoalkan statmen Pj Walikota, kami juga mempertanyakan bagaimana upaya pemerintah dalam pengendalian UMKM,” jelas Hasida, Rabu (6/1).

Ia menyesali kebijakan pemerintah karena dinilai tidak memberikan solusi kepada pelaku UMKM tetapi hanya melarang untuk melakukan aktivitas usaha di malam hari.

Lebih lanjut, sebelumnya Asosiasi UMKM sudah melayangkan surat ke pemkot untuk ketersediaan audiens dengan Pj Walikota.

“Pemerintah terlalu banyak larangan tanpa ada solusi bagi pelaku usaha. Kami sudah berikan surat permintaan audiens sekitar tiga atau empat hari yang lalu nanti coba lita lagi,” imbuhnya.

Hasida mempertanyakan kebijakan Pemkot Makassar yang membatasi jam operasional pelaku usaha tersebut

“Apakah berlaku adil atau tidak. Pasalnya, pembatasan tersebut hanya berlaku di malam hari, sedangkan di siang hari aktivitas usaha tetap diizinkan,” ungkapnya.

Sedangkan, sebagian UMKM jam kerjanya dilakukan pada malam hari, karena dinilai pendapatannya berbeda jika menjual di siang hari, misalnya seperti pedagang terang bulan.

“Itu yang pemerintah harus adil kepada UMKM, kebijakan itu apakah ada solusi atau tidak dan itu berjalan efektif atau tidak,” tukasnya. (

Permintaan Audiens Belum Direspon, Asosiasi UMKM Pertanyakan Komitmen Pj Wali Kota

MAKASSAR, INIKATA.com —Asosiasi Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Makassar akan menyambangi kantor pemerintah Kota Makassar belum diresponnya surat permintan audiena yang sebelumnya sudah dilayangkan.

Ketua Asosiasi UKM Mutiara Timur, Hasidah S Lipung menegaskan, surat permintaan audiens dengan Pj Walikota, Rudi Djamaluddin itu akan dipertanyakan kembali, karena hingga saat ini belum ada tanggapan dari pemkot Makassar.

“Kita baru mau cek jadwal audiens, besok kami coba datang lagi nanti akan kami kabari. Selain persoalkan statmen Pj Walikota, kami juga mempertanyakan bagaimana upaya pemerintah dalam pengendalian UMKM,” jelas Hasida, Rabu (6/1).

Ia menyesali kebijakan pemerintah karena dinilai tidak memberikan solusi kepada pelaku UMKM tetapi hanya melarang untuk melakukan aktivitas usaha di malam hari.

Lebih lanjut, sebelumnya Asosiasi UMKM sudah melayangkan surat ke pemkot untuk ketersediaan audiens dengan Pj Walikota.

“Pemerintah terlalu banyak larangan tanpa ada solusi bagi pelaku usaha. Kami sudah berikan surat permintaan audiens sekitar tiga atau empat hari yang lalu nanti coba lita lagi,” imbuhnya.

Hasida mempertanyakan kebijakan Pemkot Makassar yang membatasi jam operasional pelaku usaha tersebut

“Apakah berlaku adil atau tidak. Pasalnya, pembatasan tersebut hanya berlaku di malam hari, sedangkan di siang hari aktivitas usaha tetap diizinkan,” ungkapnya.

Sedangkan, sebagian UMKM jam kerjanya dilakukan pada malam hari, karena dinilai pendapatannya berbeda jika menjual di siang hari, misalnya seperti pedagang terang bulan.

“Itu yang pemerintah harus adil kepada UMKM, kebijakan itu apakah ada solusi atau tidak dan itu berjalan efektif atau tidak,” tukasnya. (Fadli)

)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait