oleh

Kadisperindag Sulsel Optimis Pertumbuhan Ekonomi Membaik di Triwulan Pertama

MAKASSAR, INIKATA.com – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Makassar Muh Yasir mengklaim kegiatan di sektor usaha pada awal tahun akan memberikan pertumbuhan ekonomi. Itu dikarenakan situasi pandemi di tahun 2020 lebih besar resikonya ketimbang di tahun 2021.

Wali Kota Dani Fatma

“Kondisi pandemi sekitar bulan Februari-Maret tahun lalu dibanding dengan Januari tahun 2021, itu kan lebih parah, tapi Alhamdulillah pertumbuhan ekonomi tetap terjaga, karenanya juga ini 2021 di Januari kalau kita melihat tadinya pembatasan kegiatan para pelaku usaha sampai pukul 19 malam ini kan sudah kembali sampai pukul 22.00 Wita,” paparnya.

“Artinya mudah-mudahan dengan ini pertumbuhan ekonomi itu tetap menggeliat karena kalau kita bandingkan dengan kondisi pandemi tahun lalu mulai bulan Maret itu kan sangat tinggi tetapi kalau sekarang ini kan cenderung lebih baik, dengan indikasi itu kita berharap di triwulan pertama ini pertumbuhan ekonomi kita bisa membaik,” tambahnya.

Terpisah, pengamat ekonomi Unismuh, Sutardjo Pui mengatakan indikasi pertumbuhan ekonomi sudah mulai begerak sejak kuartal III di tahun 2020. Sehingga aktivitas pelaku usaha pada kuartal I di tahun 2021 sudah menunjukan adanya perbaikan ekonomi.

“Kuartal ketiga tahun 2020 sudah ada indikator dia naik karena kenapa karena ada inflasi 1,23 persen, inflasi itu kan berarti kenaikan harga, kenaikan harga itu berarti ada pertumbuhan, indikatornya itu,” terangnya.

Menurutnya, ukuran pertumbuhan ekonomi dapat dilihat berdasarkan jumlah perbandingan ditahun sebelumnya yang dihasilkan Negara atau daerah tertentu. Kata dia, data yang dirilis BPS mencatat bahwa pertumbuhan inglasi menjadi 1,23 persen, hal tersebut mengindikasikan terjadinya pertumbuhan ekonomi.

Pertumbuhan ekonomi itu diukur dari berapa harga jumlah yang dihasilkan oleh negara atau daerah hari ini dengan yang kemarin. Kemarin itu Badan Pusat Statistik mengatakan bahwa ada pertumbuhan inflasi menjadi 1,23 persen berarti kan ada pertumbuhan itu membaik,” imbuhnya. (Fadli)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait