oleh

Buron 4 Tahun, DPO Kasus Korupsi Bansos PLPDPM Diringkus di Kantor BPJS Sulsel

MAKASSAR – Tim Tabur Kejaksaan Tinggi dan Kejari Bantaeng meringkus buronan terpidana tindak pidana korupsi Bantuan Sosial pada kegiatan penguatan Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (PLDPM) Prov.Sulawesi Selatan Tahun 2010.

Wali Kota Dani Fatma

Terpidana korupsi tersebut diketahui bernama Abdul Hamid Awaluddin Bin Benggo dirinya diamankan dihalaman Parkir Kantor BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Selatan di Jalan Urip Sumohardjo tak jauh dari Kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel.

Kasi Penkum Kejati Sulsel, Idil membenarkan penangkapan salah satu DPO terpidana korupsi tersebut yang buron selama 4 tahun sejak tahun 2017.

Penangkapan tersebut untuk berdasarkan Putusan Pengadilan Tindak PIdana Korupsi Pada Pengadilan Negeri Makassar Nomor:105/PID.SUS/TPK/2016, tanggal 02 Mei 2017.

Yang dimana dirinya terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 3 Jo.Pasal 18 UU Tipikor menjatuhkan pidana Penjara selama 3 (tiga) tahun dan denda sebesar Rp.50.000.000,- subsidiair 3 (tiga) bulan kurungan dan menjatuhkan Pidana uang pengganti sebesar Rp.149.232.960., Subsidiair 1 (satu ) Tahun penjara.

“Penangkapan itu dilakukan oleh Tim Inteligen Kejati dan dan Bantaeng, saat ini DPO kasus korupsi tersebut sudah diamankan di Kantor Kejati Sulsel,” ucapnya, Jumat (5/2/2021).

Dimana, Abdul Hamid Awaluddin dinyatakan turut berperan dalam mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 149.232.960 lebih dalam tersebut.

“Terdakwa saat ini sedang dilakukan tes Rapid Antigen untuk dibawah ke Bantaeng untuk dilakukan eksekusi dan menjalani masa penahanan dilapas Kelas IIB Bantaeng,” tuturnya. (Nca)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait