oleh

PKS Makassar: Jika Rakyat Telah Bersimpati

MAKASSAR, INIKATA.com – Terjadinya perpecahan yang dialami Partai Keadilan Sejahtera (PKS) rupanya tak membuat jadi melemah.

Justru, adanya perpecahan malah menjadi sebuah berkah. Ketua DPD PKS Makassar, Anwar Faruq mengatakan hal tersebut bukan tanpa alasan.

Wali Kota Dani Fatma

Pasalnya, kata Anwar, hasil itu malah menjadi nilai positif pada Pemilu 2 tahun lalu. Terbukti, perolehan kursi di DPRD Sulawesi Selatan saja malah melonjak dari 5 kursi menjadi 8 kursi.

Begitupun dengan kursi legislatif di Kota Makassar yang naik sebesar 12 persen.

“Kursi di (DPRD) provinsi dari 5 naik ke 8 kursi. Sedangkan DPRD kota (Makassar) kursinya tetap tapi suaranya naik 12 persen,” kata dia, di Kantor DPW PKS Sulsel, Ahad (7/3).

Dari hasil ini, kata Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar itu, menunjukkan bahwa PKS masih dicintai dan mendapat tempat di hati masyarakat.

“Apapun perpecahan itu, jika rakyat telah bersimpati, maka semua prahara akan dapat dilalui dengan baik,” paparnya.

“Alhamdulillah perpecahan itu justru menguatkan kita. Bukan malah lemah. Allah menolong kita. Yang pecahan PKS itu tidak masuk dalam hitungan kita. Tidak direkeng,” pungkasnya.

Selain itu, Anwar pun merespon adanya prahara dualisme yang melanda Partai Demokrat.

Anwar berujar, PKS telah mengalami hal tersebut serta lulus dari konflik dan perpecahan di internal partai.

Pusaran konflik internal itu menghasilkan terbentuknya partai baru, Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, yang digawangi Muhammad Anis Matta, Fachri Hamzah, Mahfudz Siddiq dan lain-lain.

“Kita sudah lulus dari perpecahan, jangan sampai ada perpecahan lagi, karena sesungguhnya perpecahan melemahkan kita,” paparnya.

Sementara, Sekertaris DPD PKS Makassar Muhammad menambahkan berdasarkan survei yang dirilis oleh lembaga nasional per Februari lalu, ia mengklaim PKS mengalami peningkatan sepanjang sejarah berdirinya partai.

“Artinya memang citra PKS bagus citra partai mendukung sesuai batin masyarakat Alhamdulillah, meskipun kita dikatakan oposisi secara nasional, namun isu strategis di-blow up,” katanya

Disisi lain, Sri Rahmi selaku Sekretaris MPW PKS Sulsel seusai pelantikan menambahkan seluruh DPD di 22 Kabupaten/Kota harus memperkuat struktur hingga ke tingkat ranting dan desa

“Semua harus segera bergerak untuk target kemenangan 2024,” pungkasnya.

Diketahui, Ketua DPW PKS Sulsel, Amri Arsyid melantik 1500 Dewan Pengurus Tingkat Daerah (DPTD) se-Sulsel.

Amri sendiri melantik seluruh pengurus di Kabupaten Bulukumba secara semi virtual. (vin/radar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait