oleh

Telusuri Dugaan Pemotongan Dana BOP, Kejaksaan Panggil 17 Pengurus DPK BKPRMI Takalar

-Hukum-74 views

TAKALAR,INIKATA.com — Setelah puluhan pengurus TPA/TPQ di tiga Kecamatan diambil keterangannya oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar. Kini Kejari melalui Kasi Intel kembali memanggil pihak DPK BKPRMI Takalar terkait dugaan pemotongan Dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) di Kantor Kejari Takalar Selasa (23/03/21).

Pemanggilan ini sebagai tindak lanjut pengambilan keterangan untuk menelusuri penerima Dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dari Kementerian Agama tahun anggaran 2020 yang di duga terjadi pemotongan.

Wali Kota Dani Fatma

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Takalar, Herdiawan Prayudhi saat di temui di kantornya mengungkapkan pemanggilan pengurus DPK BKPRMI ini sebagai tindak lanjut dari hasil keterangan dari pengurus TPA/TPQ yang di lakukan beberapa waktu lalu untuk menelusuri dugaan adanya pemotongan BOP.

“Pemanggilan terhadap pengurus DPK BKPRMI di tiga kecamatan ini yakni Galesong, Sanrobone dan Pattalassang sebagai tindak lanjut dari hasil keterangan dari pengurus TPA/TPQ penerima BOP,” Ujar Herdiawan.

Herdiawan menambahkan, ada 17 orang pengurus DPK BKPRMI di tiga kecamatan yang di panggil untuk memberikan keterangan terkait dugaan pemotogan BOP dari Kementerian Agama.

Sementara itu dalam pemberian keterangan pengurus TPA/TPQ penerima dana BOP di duga terjadi pemotongan bervariasi muali Rp1,5 juta sampai Rp4 juta rupiah.

Sekedar diketahui jumlah penerima Dana Bantuan Operasional Pendidikan sebanyak 102 TPA/TPQ di kabupaten Takalar sebagai bagian dalam penanganan Covid 19. (ZQ)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait