oleh

Kejaksaan Tetapkan Dirut PDAM Takalar Kasus AMDK

-Hukum-80 views

TAKALAR, INIKATA.com,- Kejaksaan Negeri Takalar terus melakukan pendalaman dalam kasus pengadaan dan pembangunan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Tahun 2018 dengan kembali menetapkan satu orang tersangka berinisial J sebagai Direktur PDAM Takalar setelah menjalani pemeriksaan beberapa jam di ruang pidana khusus Selasa, (06/04/2021)

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Takalar, Suwarni Wahab saat di konferensi pers di Kantor Kejaksaan Negeri Takalar Selasa (06/04) mengatakan Penetapan tersangka inisial J ini didasari atas adanya dugaan tindak pidana korupsi terhadap kasus pengadaan dan pembangunan air minum dalam kemasan.

Wali Kota Dani Fatma

“Tersangka J juga dikenakan pasal yang sama yakni Pasal 2 ayat (1) UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang ancaman hukuman pidananya paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp1 Milyar Rupiah,” Ujar Suwarni

Setelah dinyatakan tersangka J dengan berpakain rompi orange langsung di giring ke rumah tahanan mako Polres Takalar untuk di titip sementara sejak Selasa (06/04).

Sebelumnya Kejaksaan Negeri Takalar telah menetapkan tersangka inisial MTD selaku Direktur PT La Tahzan sebagai pemenang proyek pengadaan alat mesin AMDK yang di duga alat tersebut hanya sewa pakai.

Sekeder di ketahui proyek air minum dalam kemasan yang di lakukan oleh PDAM Takalar menelan anggaran sebesar 1.2 Milyar Rupiah Tahun 2018 berasal dari APBD Takalar. (ZQ)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait