oleh

Mandatory Garuda Emas Sulsel Minta Plt Gubernur Copot Kadispora

-News-258 views

INIKATA.com — Proses renovasi stadion Mattoanging yang awalnya ditargetkan pengerjaannya selesai 18 bulan kini tak dilanjutkan lagi. Pasalnya, usai Gubernur Sulsel non aktif Nurdin Abdullah tertangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak ada lagi pengerjaan.

Disamping itu, Stadion Mattoanging yang telah rata dengan tanah mengalami pemberhentian dikarenakan ada beberapa ijin yang terpaksa harus dilakukan evaluasi ulang.

Wali Kota Dani Fatma

Stadion mattoanging kini menjadi sorotan seluruh suporter, bahkan mungkin seluruh masyarakat Sulsel. Seluruh suporter bereaksi cepat dan agresif demi cita-cita mempunyai stadion bertaraf internasional.

Hari ini (Kamis 08 April 2020 ) suporter mendesak kejelasan dari Pemprov Sulsel mengenai pembangunan Stadion mMattoanging. Hasilnya, pihak Pemprov Sulsel melalui Sekda Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani saat menerima suporter (massa aksi) mengaku pengerjaan stadion mattoanging tidak dapat dilanjutkan dikarenakan anggarannya tidak ada.

Pernyataan Sekprov tersebut dianggap bertolak belakang dengan pernyataan Kadispora Sulsel Andi Arwin Aziz, sebagaimana sebelumnya Kadispora Sulsel ( Andi Arwin Aziz ) melalui live zoom yang di prakarsai PKS dalam virtual meeting tersebut mengatakan , anggaran stadion telah tersedia di DPA.

“Pernyataan Kadispora Sulsel ini adalah sebuah kebohongan publik, bukan hanya membohongi para suporter PSM Makassar tetapi juga membohongi seluruh masyarakat Sulawesi Selatan. Kami Garuda Emas mengecam kebohongan Andi Arwin Aziz ini dan meminta PLT Gubernur Sulsel ( Andi Sudirman Sulaeman ) agar mencopot kadispora Sulsel segera,” tegas Mandatory Garuda Emas Sulsel, Andi Dado, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (08/04/2021).

Tak hanya itu, Andi Dado mengingatkan jika Plt Gubernur mempertahankan dan tidak bertindak tegas kepada pejabat pembohong seperti ini, maka pihaknya akan menggalang aksi yang lebih besar.

“Agar suara rakyat bisa didengar langsung sama pak Gubernur. Ingat, kami masyarakat Sulsel tidak pernah senang dengan pejabat yang penuh kebohongan,” kuncinya.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait