oleh

Ketua Askot PSSI Makassar Sebut Silang Pendapat Antara Sekprov dan Dispora Sulsel Soal Stadion Mattoangin, Bikin Gaduh

MAKASSAR, INIKATA.com – Silang pendapat antara dua pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel terkait nasib stadion mattoangin, berpotensi timbulkan kegaduhan

Pasalnya, pernyataan Sekretaris Provinsi Abdul Hayat Gani serta bawahannya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel Arwin Asiz masih menuai tanda tanya masyarakat

Wali Kota Dani Fatma

Ketua Askot Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Makassar, Ahmad Susanto mengatakan kelanjutan stadion mattoangin masih belum jelas tetapi kedua pejabat tersebut masih terus berspekulasi

Olehnya, ia meminta Pemprov Sulsel untuk segera menjelaskan ke publik terkait kelanjutan pembangunan stadion mattoangin secara transparan

“Pemprov harus jelas dan transparan terkait pembangunan stadion ini. Segera harus disampaikan kepada semua pihak,” kata Ahmad, Kamis 08 April 2021.

Konflik internal dilingkup Pemprov Sulsel tersebut, lanjut Ahmad dipicu lantaran pernyataan Abdul Hayat Gani yang menyebut tidak memiliki anggaran pembangunan stadion mattoangin

Sementara, Kadispora Sulsel mengaku telah menyiapkan dana dan sudah masuk dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

“Para suporter PSM demo dan kata Sekprov itu anggarannya tidak ada. Masyarakat mau tahu hal ini dengan jelas. Mereka sudah lama sekali menunggu,” jelasnya.

“Belum lagi, ada pertanyaan Kadispora Sulsel (Andi Arwin Azis) kalau uangnya ada. Pihaknya katanya sudah siap membangun stadion,” sambung Ahmad.

Lebih jauh Ahmad menjelaskan, bahwa stadion mattoangin merupakan bangunan yang memilki banyak momen sejarah. Di tempat itu pula, PSM menjamu lawan klubnya dan membuat masyakarat Makassar dipersatukan.

“Dan ini harus jelas dan dibangun secepatnya. Kenapa justru dibongkar kalau ujungnya bermasalah,” tandasnya.

Diketahui, Pemprov Sulsel yang dulu dinahkodai oleh Gubernur non aktif, Nurdin Abdullah (NA) membongkar stadion tersebut. Lalu berencana akan direvitalisasi. Namun sampai sekarang tidak menemui kejelasan pasca ditangkapnya Nurdin oleh KPK.

(nra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait