oleh

Terdakwa Kasus Korupsi, Kopel Desak Pimpinan DPRD Berhentikan Sementara Legislator Fraksi Demokrat

-News-109 views

BULUKUMBA, INIKATA.com — Kasus dugaan Korupsi Pengadaan Kapal 30 GT mulai disidangkan Kamis (8/04/2021) lalu. Satu terdakwa yang disidang dalam perkara ini adalah Anggota DPRD Bulukumba pengganti antar waktu, Muh Sabir dari Partai Demokrat yang dilantik 17 Februari 2021 lalu.

Sebagai legislator, Muh Sabir seharusnya diberhentikan sementara sebagai anggota DPRD untuk mempermudah proses persidangan dan penegakan hukum.

Wali Kota Dani Fatma

Menurut Direktur Kopel Bulukumba, Muhammad Jafar, dari awal proses PAW Muh Sabir ini banyak menuai kontroversi dari masyarakat terutama para penggiat anti korupsi.

“Dari awal kita ingatkan Pimpinan DPRD dan Partai Demokrat untuk tidak menciderai lembaga terhormat di Bulukumba. Dari awal kita ingatkan untuk mempertimbangakn pelantikan Muh Sabir sebagai anggota DPRD PAW yang saat itu sudah berstatus tersangka Korupsi. Tapi sepertinya Pimpinan DPRD dan Partai Demokrat tak peduli soal itu,” kata Muhammad Jafar, Minggu (11/4/21)

Lebih lanjut dikatakan Bung MJ Sapaan Muhammad Jafar, kasus M Sabir sudah masuk dalam persidangan, itu artinya berkas sudah lengkap dan status berubah dari tersangka menjadi terdakwa, maka berdasarkan ketentuan dalam PP 12/2018 pasal 115, Muh Sabir sudah harus diberhentikan sementara sebagai anggota DPRD Bulukumba karena menjadi terdakwa dalam perkara tindak pidana khusus, kasus Korupsi.

“Pemberhentian sementara ini diusulkan oleh Pimpinan DPRD kepada Gubernur paling lambat 7 hari sejak Muh Sabir berstatus terdakwa,” tambah Bung MJ.

Mj menjelaskan, Menurut Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana Pasal 1 terdakwa adalah seorang tersangka yang dituntut, diperiksa dan diadili di persidangan.Tutupnya (Dirman)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait