oleh

Masa Tahanan Diperpanjang 30 Hari, Nurdin Abdullah Lebaran di Rutan KPK

-News-93 views

INIKATA.com — Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menambah masa tahanan Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah dan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Edy Rahmat.

“Tim penyidik KPK telah memperpanjang penahanan tersangka NA (Nurdin Abdullah) dan tersangka ER (Edy Rahmat) masing-masing selama 30 hari berdasarkan penetapan pertama dari Ketua PN Makassar,” ujar Plt Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, melalui keterangan tertulisnya, Senin (26/4/2021).

Wali Kota Dani Fatma

Perpanjangan penahanan terhitung sejak 28 April hingga 27 Mei 2021 usai lebaran Idul Fitri. Upaya itu dilakukan guna kepentingan melengkapi berkas perkara masing-masing tersangka.

Ali menuturkan Nurdin ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK cabang Pomdam Jaya Guntur, sementara Edy ditahan di Rutan KPK ACLC/ Kavling C1.

“Perpanjangan ini masih diperlukan oleh tim penyidik untuk terus melakukan pengumpulan alat bukti di antaranya dengan memanggil saksi-saksi guna melengkapi berkas perkara dimaksud,” ucap Ali.

Dalam kasus dugaan korupsi ini, lembaga antirasuah sudah menetapkan tiga orang tersangka. Mereka ialah Nurdin Abdullah; Edy Rahmat; dan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba, Agung Sucipto.

Nurdin diduga menerima suap dan gratifikasi senilai Rp5,4 miliar dari beberapa kontraktor, satu di antaranya adalah dari Agung. KPK saat ini diketahui tengah mengusut dugaan keterlibatan pihak lain setelah mengendus adanya aliran uang dari Nurdin. (Fdli)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait