oleh

Tiga Anggota DPRD Takalar Saling Lapor di Polres Takalar

-News-74 views

TAKALAR, INIKATA.com – Tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Takalar diduga terlibat adu jotos.saat rapat pembahasan Komposisi Pansus LKPJ Bupati Takalar 2020, Senin (03/04/21) sore.

Insiden tidak terpuji itu berakhir di ranah hukum setelah ketiganya saling lapor ke pihak Polres Takalar.

Wali Kota Dani Fatma

Kasubag Humas Polres Takalar, AKP Zein Arman membenarkan masing – masing ketiga anggota dewan melakukan pelaporan atas dugaan penganiyaan tertanggal 3 Mei di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan salah satu anggota DPRD dari Fraksi PDIP Andi Noorzaelan diamankan 1 x 24 jam guna keperluan pemeriksaan saksi-saksi.

“Kedua pelapor yakni Johan Nojeng dan Bakri Sewang di wakili oleh pihak keluarganya melaporkan penganiyaan yang di lakukan oleh Andi Noorzaelan sementara Andi Noorzaelan juga melaporkan tindak penganiyaan yang di lakukan oleh dua orang anggota dprd yakni Johan nojeng dan bakri sewang.” Ujar AKP Zein Arman

Saat ini kasus dugaan penganiyaan sudah di tangani pihak reskrim dengan memberi garis police line di ruang badan musyawarah DPRD Takalar dan mulai melakukan pemanggilan saksi – saksi untuk mencari titik terang persoalan yang terjadi antara anggota dewan tersebut.

Sementara itu Darwis Sijaya Ketua DPRD Takalar yang memimpin rapat menjelaskan agenda rapat tersebut yakni pembahasan LKPJ 2020 Bupati Takalar dengan menetapkan komposisi pansus namun beberapa anggota dewan menolak komposisi tersebut sehingga berlangsung alot dan berakhir dengan perkelahian.

“Sangat di sesalkan atas kejadian
terjadi dalam rapat tersebut yang hanya agenda pembahasan komposisi pansus LKPJ Bupati Takalar Tahun 2020.” Tutupnya (ZQ)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait