oleh

Selain Mengancam DAS Walannae, Izin Tambang Marmer di Bontocani Diduga Cacat Prosedur

-News-970 views

BONE,INIKATA.com,- Aktivitas pertambangan di Kecamatan Bontocani Kabupaten Bone yang di kelola oleh PT Emporium Bukit Marmer sejak tahun 2018, mendapat penolakan dari Aliansi Tolak Tambang Bontocani.

Aliansi Tolak Tambang Bontocani yang dinahkodai oleh putra asli daerah tersebut menggelar aksi di Kantor DPRD Kabupaten Bone dan juga Kantor Bupati Bone menuntut izin perusahaan tersebut untuk dicabut, Kamis, (06/05/2021).

Wali Kota Dani Fatma

Selain hulu Daerah Aliran Sungai ( DAS ) Walannae yang terancam, beberapa goa yang ada sekitar tambang juga terancam rusak.

“Tambang ini sudah beroperasi sejak tahun 2018 dan terancam merusak hulu Daerah aliran sungai Walannae,” ujar Jenderal lapangan, Andi Angriawan.

Andi Angriawan juga menyebut bahwa dalam RT/RW Kabupaten Bone, tidak ada lokasi tambang Marmer di Bontocani, sehingga dianggap izin yang terbit cacat prosedur.

“Di RT/RW kabupaten Bone
Tidak ada pengalokasian tambang marmer di Bontocani dalam RT/RW dan kami duga Instansi terkait tidak pernah turun ke lokasi dalam penerbitan izin,” pungkasnya. ( Uly )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait