oleh

Nelayan Tradisional dan Trawl di Bone Akhirnya Sepakati Jalur Tangkapan

-Regional-14 views

BONE, INIKATA.com–Perseteruan nelayan tradisional dan penangkap ikan yang menggunakan jaring trawl di Kabupaten Bone terkait jalur tangkapan selama ini akhirnya mendapat titik terang.

Wali Kota Dani Fatma

Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) wilayah Bosowasi Abd Azis bersama beberapa polsek memediasi keduanya dan mendapat kesepakatan.

“Ini mediasi nelayan tradisional dan trawl. Semua sepakat dimana Trawl hanya boleh menangkap ikan di jalur 3 (12 – 200 Mil laut), tidak boleh melakukan penangkapan di jalur 1 (0 – 4 Mil laut) dan 2 (4 – 12 Mil laut) yang merupakan jalur nelayan tradisional,” ujar Abd Azis, Kamis (27/5/2021).

Abd Azis saat ditemui di kantor Cabang Dinas Kelautan Wilayah Bosowasi, Kelurahan Lonrae Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone menjelaskan bahwa Trawl yang melakukan penangkapan ikan di jalur 1 dan 2 akan merusak ekosistem laut, jadi akan di proses hukum jika nantinya ada oknum pelaku Trawl yang melanggar kesepakatan.

“Penggunaan alat tangkap Trawl sangat berbahaya karena akan merusak ekosistem laut jika melakukan aktivitas di jalur 1 dan 2,” pungkasnya. (Uly)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait