oleh

Covid Varian Delta Ditemukan di Makassar, Forkopimda Sepakat Shalat Idul Adha di Rumah

-News-22 views

MAKASSAR, INIKATA.com — Ditemukannya kasus virus covid 19 varian delta di Kota Makassar menjadikan status Makassar dari orange menjadi zona merah. Olehnya itu, Pemerintah Kota Makassar bersama Forkopimda dan tokoh agama sepakat shalat idul Adha di masjid dan lapangan di tiadakan.

Peniadaan pelaksanaan salat Idul Adha di masjid dan lapangan itu juga merujuk pada surat edaran Menteri Agama, yang melarang pelaksanaan salat Idul Adha di zona oranye dan merah. Namun dianjurkan salat Idul Adha di rumah.

Wali Kota Dani Fatma

Selain itu, peniadaan shalat idul adha di masjid dan lapangan juga merujuk pada edaran instruksi Mendagri, PPKM.

“Kemudian dilengkapi dengan Surat Edaran Gubernur tentang Salat Idul Adha pada zona yang diizinkan, karena kebetulan merah dan oranye,” kata Wali Kota Makassar Moh Ramadhan ‘Danny’ Pomanto saat ditemui di rumahnya, Jl Amirullah, Makassar, Sabtu (17/7/2021).

Danny mengatakan keputusan ini juga telah dibicarakan dalam rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Makassar, organisasi Islam, ulama, dan imam masjid terkait peniadaan salat Idul Adha. Dia meminta masyarakat melaksanakan salat Idul Adha di rumah.

“Salat Idul Adha itu sunah, wajib adalah menyelamatkan jiwa manusia, maka saya bersama Forkopimda berunding dan memutuskan mengikuti secara utuh surat edaran Menteri Agama tentang salat Idul Adha di zona oranye dan zona merah, yaitu salat Id di rumah saja,” tambahnya.

Berdasarkan Surat Edaran yang ditandatangani langsung oleh Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dengan nomor 400/399/Kesra/VII/2021, menyebutkan salah satu poin dengan mempertimbangkan kajian teknis protokol kesehatan, kondisi zona pandemi kota Makassar saat ini berstatus Zona Merah.

“Kondisi Zona Pandemi Kota Makassar pada saat ini dari zona orange menjadi Zone Merah,” bunyi Surat edaran tersebut yang beredar pada Sabtu (17/7/2021) malam.

Dalam SE tersebut, juga disebutkan bahwa kecepatan penularan akibat covid 19 terdeteksi 11 orang menyebarkan Varian Delta.

Sebelumnya, pasien yang positif terserang virus Covid di Sulawesi Selatan varian delta diakui Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, Muhammad Ichsan Mustari.

Ia mengungkapkan, pasien yang positif varian delta tersebut dirawat di Rumah Sakit Pelamonia dan telah sembuh sejak bulan Juni lalu.

“Adami hasilnya, waktu hari lalu. Ada 10 delta. Tapi sudah sembuhmi sekarang. Kan dari bulan Juni itu,” kata Ichsan, Jumat, (16/7/2021).(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait